Masyarakat Diprediksi Akan Tetap Liburan Akhir Tahun

  • Share
Masyarakat Diprediksi Akan Tetap Liburan Akhir Tahun

Liputanbekasi.com – Tak terasa sudah memasuki bulan Desember tahun 2020, jelang akhir tahun 2020 masyarakat diprediksi akan tetap melakukan perjalanan liburan sambil menyambut pergantian tahun.

Sebuah biro perjalanan melakukan survei kepada 1.490 pelanggan di seluruh Indonesia pada tanggal 9 – 16 November 2020. Minggu, terdapat lima fakta menarik mengenai perilaku traveling di akhir tahun 2020.

75 persen masyarakat berencana liburan akhir tahun

Sebanyak 75 persen masyarakat Indonesia berencana untuk melakukan liburan di akhir tahun 2020. Ini menandakan bahwa sebagian besar masyarakat memiliki keinginan untuk bepergian bertepatan dengan momentum liburan akhir tahun.

Melansir data internal Pegipegi, pada periode libur panjang akhir Oktober lalu, terjadi peningkatan pemesanan hotel serta tiket pesawat sampai dua kali lipat dibandingkan periode new normal hari biasa.

Data tersebut sejalan dengan hasil survei keinginan masyarakat untuk traveling di periode akhir tahun 2020 ini. Pegipegi pun memprediksi pada periode libur akhir tahun nanti, tren traveling akan kembali meningkat signifikan.

“Dari survei ini kita bisa melihat bahwa kepercayaan diri masyarakat untuk kembali bepergian sudah mulai meningkat. Hal ini ditunjang dengan infrastruktur di destinasi wisata yang sudah menyediakan dan menerapkan protokol kesehatan hingga membuat masyarakat merasa lebih aman dan nyaman,” ucap Busyra Oryza, Corporate Communication Manager Pegipegi dilansir Antara.

Faktor yang meyakinkan orang untuk melancong

Pada survei diketahui ada beberapa faktor yang membuat masyarakat menjadi yakin untuk traveling kembali, diantaranya adalah patuh akan protokol kesehatan (66%), percaya tempat yang dikunjungi melaksanakan protokol kesehatan (65%), merasa dalam keadaan sehat (31%).

Beberapa di antara responden pun mengatakan bahwa mereka membutuhkan penyegaran setelah periode waktu yang cukup lama menjalani karantina mandiri.

Cara melancong

Untuk masyarakat yang memiliki rencana traveling di periode akhir tahun, sebanyak 45 persen memilih bepergian ke luar kota menggunakan mobil pribadi.

Disusul oleh bepergian ke luar kota menggunakan pesawat terbang (30 persen), staycation di hotal dalam kota (11 persen), ke luar kota dengan kereta (10 persen), dan keluar kota menggunakan bus atau travel (4 persen).

Dari data tersebut, bisa diprediksi bahwa destinasi yang dekat dengan kota domisili akan menjadi favorit saat liburan akhir tahun nanti.

Pemesanan tiket perjalanan

Dalam hal pemesanan tiket perjalanan, sebagian besar responden sebanyak 60 persen memilih melakukan pemesanan tiket pulang pergi sekaligus. Sedangkan 40 persen memilih memesan tiket satu rute saja.

Ada perbedaan yang tidak jauh antara kedua pilihan tersebut. Dari data internal pegipegi akhir pekan panjang akhir oktober lalu, sebagian besar masyarakat lebih memilih memesan mendadak atau rata-rata di bawah satu minggu sebelum hari H keberangkatan.

Jakarta, Medan, Makassar, Surabaya, dan Bali jadi 5 rute favorit pada periode long weekend Oktober lalu.

Pada periode akhir tahun nanti, Pegipegi menaksir bahwa destinasi wisata domestik di kota kota besar seperti Yogyakarta, Bandung dan Bali akan diminati masyarakat Indonesia.

Sebagian masih menunda perjalanan

Hanya sekitar 25 persen responden mangaku belum berencana bepergian pada akhir tahun 2020 nanti.

Sebanyak 44 persen responden mengaku belum tahu kapan akan traveling lagi, 32 persen berencana akan traveling di pertengahan tahun 2021, 15 persen akan traveling di awal kuartal pertama tahun 2021, dan 9 persen berencana traveling akhir tahun 2021.

Masih ada rasa khawatir akan keamanan dan keselamatan saat bepergian diprediksi menjadi alasan utama masyarakat menunda perjalanan mereka pada akhir tahun nanti.

Jika Anda mau mencari paket liburan akhir tahun 2020 dengan murah kunjungi Reflytrip.id klik DISINI.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *