Tempat Wisata Hutan Bambu Bekasi yang Sedang Viral

  • Share
Tempat Wisata Hutan Bambu Bekasi yang Sedang Viral

Liputanbekasi.com – Tempat wisata hutan bambu Bekasi yang berada di pinggir kali Bekasi, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur ternyata dulu merupakan tempat istirahat Petugas Kebersihan Kali Bekasi, atau disebut Tim Katak Orange dari Dinas Lingkungan Hidup.

Lokasi lahan kosong ini adalah milik warga setempat. Lahan awalnya merupakan pohon pohon pisang dan sejumlah empang.

Setelah bekerja membersihkan sampah, kemudian mereka nongkrong dan istirahat. Supaya lebih nyaman mereka buat saung-saung hingga ditanami pohon bambu.

“Awalnya memang tim katak Dinas Lingkungan Hidup suka istirahat disini. Mereka melihat daratan ini potensi jadi lokasi nongkrong buat warga sekitar. Pohon bambu yang ditaman juga awalnya agar tidak abrasi dari Kali Bekasi, semakin banyak bambu ternyata kok indah akhirnya tergagaslah untuk kembangkan wisata ini,” kata Ketua Forum Masyarakat Pecinta Kali Bekasi (FMPKB) Duddy, dilansir Tribunnews.

Menurut Duddy saung-saung ataupun dermaga cinta yang dibuat pun berasal dari sisa-sisa bambu milik warga atau bambu yang hanyut di Kali Bekasi.

“Jadi lahan kosong itu mulai ditanami pohon bambu 5 tahun lalu, saung-saung juga baru dibangun 1 tahun terakhir ini. Kalau dermaga cinta itu ya baru beberapa bulan terakhir ini, kita cat semua warna-warni ya memang ini semua swadaya warga,” katanya.

Keberadaan wisata hutan bammbu tidak dipromosikan, mereka banyak yang mengetahui dari obrolan mulut ke mulut maupun media sosial.

Lokasi wisata ini semakin ramai ketika masyarakat selalu datang di akhir pekan untuk berlibur. Menjadi semakin terkenal setelah Walikota dan Wakil Walikota Bekasi datang kemudian diekspose ke media sosial.

Muhamad Inan Maulana anak pemilik lahan mengatakan, lokasi wisata Hutan Bambu ini memiliki luas 8 ribu meter persegi.

Inan tidak mempersoalkan jika lahan milik orang tuanya itu dimanfaatkan sebagai kawasan wisata.

“Engga apa-apa dari pada dibiarkan tidak terpakai. Kalau ramai pengunjung kan bisa jadi peningkatan ekonomi warga sekitar, toh banyak saudaranya juga ikut berjualan,” jelasnya.

Ia menambahkan jika kawasan wisata ini dikelola oleh Pemerintah Kota Bekasi dirinya juga tidak mempermasalahkan.

“Ini kan masuknya gratis, paling bayar parkir saja sama kalau mau naik perahu. Kalau ini Pemkot yang kelola juga tidak apa-apa, asal tetap ada bagi hasil sama kami pemilik lahan,” paparnya.

Wisata hutan Bambu ini memiliki berbagai fasilitas seperti saung-saung yang cocok dijadikan tempat untuk berkumpul, dan spot yang bagus untuk berfoto.

Ada juga Dermaga Cinta yang dibuat dari bambu menjadi spot menarik untuk pengunjung berfoto. Di Dermaga Cinta itu terlihat bagus karena dicat warna-warni ada bambu ditengahnya berbentuk hati yang cocok untuk berfoto bagi anak muda.

Para pengunjung wisata Hutan Bambu juga dapat menikmati sarana perahu menjelajah Kali Bekasi, dengan membayar Rp 10 ribu.

Ada juga rumah pohon, taman dan juga kandang burung Jalak Nias yang menambah asri dan keteduhan Hutan Bambu.

Jika Anda merasa lapar, pengunjung bisa menikmati jajanan seperti ketoprak, gado-gado, soto, ataupun cemilan lainnya.

Di sini pun sudah dilengkapi dengan fasilitas WiFi Gratis, toilet dan musholla.

Untuk menuju lokasi, Anda bisa melalui Jalan Chairil Anwar samping Giant Bekasi lalu masuk ke Jalan Letjen Sarbini, Kelurahan Margajaya Bekasi Selatan, setelah itu lanjut naik perahu eretan. Bila tidak mau naik perahu bisa melewati Jalan RA Kartini lalu belok di gang Ranun 1 atau 2 Bekasi Timur.

Jam operasional wisata Hutan Bambu dibuka setiap hari pukul 08.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *