Anggaran Fantastis Rp 198,5 Juta Viral, Apa Kata Bupati Bekasi?

  • Share

Liputanbekasi.com – Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja angkat suara perihal pembangunan WC sekolah yang anggarannya mencapai Rp 198,5 juta.

Eka menjelaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam mewujudkan Bekasi bersih, aman, nyaman dan sehat demi menuju Indonesia Sehat.

“Tentu saja ini menjadi komitmen kami bersama untuk mewujudkan kabupaten sehat,” ujar Eka pada Minggu (13/12).

“Ini penting, apalagi di tengah pandemi seperti sekarang, kesehatan merupakan hal yang utama,” lanjut Eka.

Berdasarkan situs lpse.bekasikab.go.id, pembangunan WC sekolah bersumber dari dana APBD Kabupaten Bekasi tahun 2020. Di situs tersebut pagu anggaran yang disediakan mencapai Rp 198,5 juta hanya untuk sarana toilet sekolah.

Di lokasi proyek pembangunan pun terdapat spanduk berisi informasi kegiatan pembangunan yang dikelola oleh Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi. Pada situs yang sama, Pemkab Bekasi melakukan kegiatan serupa di SMP Negeri 4 Cikarang Barat.

Anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan sarana WC ini tidak jauh berbeda yatu Rp 196,9 juta.

Pemerintah Kabupaten Bekasi di tahun 2020 membangun sebanyak 488 WC sebagai bentuk program menuju Kabupaten Sehat 2021.

Kepala Bidang Bangunan Negara Dinas Cipta Karya dan tata Ruang Kabupaten Bekasi, Benny Sugiarto Prawiro menjelaskan, pembangunan 488 toilet itu dilakukan di setiap sekolah dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP) di 23 kecamatan.

Untuk membangun 488 WC ini Pemkab Bekasi menghabiskan anggaran mencapai Rp 98 miliar dari APBD perubahan 2020.

“Ditargetkan, selesai pada pertengahan Desember tahun ini,” pungkas Benny.

Pembangunan toilet ini dilakukan dengan menerapkan konsep adaptasi kebiasaan baru. Di mana di setiap sekolah nantinya akan dibangun dua ruang toilet, dua unit urinoar, tempat wudu dan tujuh wastafel.

Diberitakan, penampakan WC sederhana seharga Rp 196,8 juta yang berdiri di SD Negeri 04 Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan.

Proyek pembangunan WC ini terpisah dengan bangunan utama sekolah. Ukurannya memang tidak terlalu besar, diperkirakan hanya seluas 5×5 meter. Bangunan fisik sudah tampak terlihat dengan ukuran yang tidak terlalu luas. Beberapa pekerja tampak sibuk melakukan penyempurnaan mulai dari atap hingga interior WC.

(gnm)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *