Sejak Pandemi, Pedagang Tanaman Hias Catat Kenaikan Omzet

  • Share
Pedagang tanaman di Vila Mutiara Gading 2, Kecamatan Tambun Utara. (Foto: Muhammad Sofyan/liputanbekasi.com)

Liputanbekasi.com, Kabupaten Bekasi – Sejumlah usaha melesu ketika pandemi melanda Indonesia pada Maret 2020. Tak sedikit bahkan yang harus gulung tikar.

Akan tetapi, hal ini dirasakan berbeda oleh para penjual tanaman hias di Vila Mutiara Gading 2, Blok Z, Desa Karangsatria, Kecamatan Tambun Utara.

Nurdin, salah satu penjual tanaman hias di sana, mengaku omzetnya justru naik ketika pandemi. Dia menduga itu karena kebijakan pembatasan sosial berskala besar waktu.

“Berdagang di sini baru lima bulan. Di sini ada macam-macam tanaman, tapi yang paling dicari mah kaya tanaman aglonema, keladi. Alhamdulillah semenjak covid ada peningkatan omzet,” ucap dia kepada urbanjabar.com, baru-baru ini.

Meski banyak kedatangan pembeli, tapi Nurdin mengaku tak memasarkan usahanya itu di media sosial. Dia mengaku khawatir akan risiko medsos yang rentan penipuan.

“Jadi orang dateng aja ke sini. Untuk harga tanaman mah macam-macam. Harganya dari yang sepuluh ribu sampai jutaan,” ucapnnya.

“Yang mahal seperti kabel busi, red Sumatera. Kalo yang murah macam keladilah begitu,” demikian dia.

 

(msn)

banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *