Pernikahan di Tengah Pandemi yang Tak Kunjung Usai, Pengantin Sempat Ragu

Suasana Pernikahan Anjani dan Deden di Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Sabtu, 2 Januari 2021. (Foto: Muhammad Sofyan/liputanbekasi.com)

Liputanbekasi.com, Kabupaten Bekasi – Pandemi membuat urusan semua orang menjadi serbasulit, salah satunya dalam menyelenggarakan resepsi pernikahan. Meski diperbolehkan, tetapi ada pembatasan bagi penyelenggara acara.

Anjani dan Deden, pasangan yang berbahagia ini, akhirnya memutuskan tetap menggelar resepsi pernikahan di tengah situasi pandemi covid-19 yang tak kunjung mereda.

Pernikahan itu berlangsung di Gang Al Ikhlas, Jalan Warung Ayu, RT 2 RW 14, Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan. Deden, sang mempelai, mengaku telah mengantongi izin pemerintah setempat dan menerapkan protokol kesehatan.

“Awalnya sempet ragu mau adain acara cuma bismillah aja. Kita juga udah lapor ke pihak terkait dan minta arahan untuk mengadakan resepsi pernikahan. Sebelumnya juga kita berunding sama pihak besan perempuan,” kata Denden Saat diwawancarai, Sabtu, 2 Januari 2021.

Deden merasa ragu untuk mengadakan resepsi pernikahan namun begitu acara tetap kondusif. Terlihat tamu yang datang tetap menggunakan masker dan menjaga jarak untuk tidak bersalaman.

“Kita tetap jaga jarak untuk mematuhi protokol kesehatan dengan tidak berjabat tangan dan menggunakan masker. Di pintu masuk kita juga menyiapkan tempat cuci tangan dan hand sanitizer,” jelasnya.

 

(msn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here