LPK MHJ Jaga Kualitas Pelatihan Ditengah Pandemi

LPK MHJ Jaga Kualitas Pelatihan Ditengah Pandemi

TAMBUN SELATAN – Situasi pandemi covid-19 yang semakin pulih secara perlahan membawa angin segar pada beragam sektor usaha, seperti pada Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Miraino Hashi Jaya.

LPK yang beralamat di Perum Graha Prima, Tambun Utara, ini mencatat hasil positif sejak pemulihan kondisi pandemi covid. Hingga kini LPK itu sudah memberangkatkan 15 peserta didik. Bahkan, dalam beberapa waktu ke depan 40 peserta didik akan diberangkatkan.

Direktur LPK Miraino Hashi Jaya, Murdiono Jaya, menuturkan pihak LPK menerapkan protokol kesehatan dengan ketat selama pandemi covid-19 bermula hingga saat ini.

“Protokol kesehatan nomor satu kita prioritaskan. Setiap hari ada pengecekan suhu sebelum masuk kelas. Bagi siswa yang sakit kita istirahatkan, dan kita PCR (swab test) juga,” ucap dia.

“Untuk keberangkatan siswa ke Jepang kita juga super ketat. Mereka harus PCR dan negatif, sampai di sana (Jepang) mereka juga dikarantina selama 14 hari,” kata Murdiono kepada wartawan.

Apabila ada peserta didik yang kurang sehat atau sakit jelang keberangkatan, maka pihak LPK menunda keberangkatan peserta didik itu sampai benar-benar dinyatakan sembuh dan bebas covid-19.

Mengenai tempat karantina, tergantung kumiai (mitra) dari LPK itu sendiri. Peserta didik dapat diisolasi di rumah ataupun di hotel.

“Kita untuk pembelajaran tetap ada tatap muka. Karena belajar bahasa online sulit. Tatap muka kita terapkan physical distancing, satu kelas yang tadinya 20 orang kita kurangi jadi 5 orang. Jadi sistem rolling untuk siswa lain,” kata dia.

“Anak didik juga kita wajibkan pergi pakai masker. Mereka juga tidak boleh berkerumun di sini,” sambungnya.

Soal sistem pendaftaran, LPK MHJ dengan 193 peserta didik aktif ini menerapkan sistem online. Jadi, calon peserta didik tinggal mengunjungi laman resmi LPK dan mendaftar.

“Permintaan (tenaga kerja dan magang) pas pandemi berkurang jadi 20 persen. Sekarang sudah meningkat. Kita paling banyak permintaan untuk perawat,” demikian dia.

Kepada para peserta didik yang telah bekerja di Jepang, Murdiono berharap agar dapat menunjukkan kinerja dan sikap yang bagus selama berada di sana.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here